Depok,
23 Juli 2025 — Sebuah langkah penting dalam penguatan ekosistem pelatihan
teknologi di Indonesia ditandai dengan terbentuknya Asosiasi Penyelenggara
Diklat Koding & Kecerdasan Artifisial (APEKKA). Kegiatan pembentukan ini
dilaksanakan secara hybrid di Artificial Intelligence Centre Indonesia (AiCI),
Gedung Lab Riset Multidisiplin Pertamina UI lantai 4, Kampus Universitas
Indonesia, Beji, Depok, pada Rabu, 23 Juli 2025.
Acara
ini dihadiri oleh 43 lembaga penyelenggara diklat, terdiri atas 17 lembaga
hadir secara langsung (offline) dan 26 lembaga lainnya mengikuti melalui
platform Zoom. Seluruh lembaga peserta merupakan lembaga resmi yang telah lolos
seleksi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen
RI) untuk menyelenggarakan Pelatihan Koding & Kecerdasan Artifisial (KA)
Kemendikdasmen RI Tahun 2025.
Kegiatan
berlangsung dalam suasana kolaboratif, diisi dengan diskusi strategis mengenai
arah pengembangan pelatihan koding, AI, dan inovasi digital nasional.
Dalam
pemilihan pengurus yang digelar pada sesi akhir kegiatan, Ferianto, S.Hut.,
M.M., dari Lembaga Penyelenggara Diklat Yale Communication, terpilih secara
aklamasi sebagai Ketua Umum APEKKA untuk periode perdana.
Dalam sambutannya, Ferianto menyampaikan harapannya agar asosiasi ini menjadi wadah kolaborasi yang solid antara lembaga pelatihan, industri, dan akademisi.
“Kita memasuki era di mana kemampuan digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Melalui asosiasi ini, kita ingin memperkuat peran lembaga diklat dalam mencetak talenta unggul di bidang koding dan kecerdasan artifisial,” ujarnya.
Selain pembentukan struktur kepengurusan, kegiatan ini juga menghasilkan sejumlah rencana strategis, antara lain:
1. Penyusunan standar mutu pelatihan koding dan AI,
Dengan
terbentuknya APEKKA, diharapkan sinergi antar lembaga diklat semakin meningkat
dan mampu mendorong percepatan transformasi digital di Indonesia.



